Tampilkan postingan dengan label RPL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RPL. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 April 2012

SQL

SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.


MENGENA;L VISUAL BASIC

salah satu bahasa pemrograman yang di gunakan dalam membuat aplikasi berbasis desktop adalah Visual Basic,yang menggunakan bahasa dasar Basic.Microsoft Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang di gunakan untuk membuat aplikasi Windows yang berbasis GUI (Graphical User Interface). Visual Basic menggunakan konsep event-driven programming,yang artinya program menunggu  sampai adanya  respon dari user sebuah event/kejadian tertentu (tombol di kilik, menu dipilih, dan sebagainya). Ketika event terdeteksi ,event yang berhubungan akan melakukan aksi sesuai dengan kode yang di berikan.

Jendela Kerja Visual Basic


Jendela kerja pada Visual Basic 6.0 terbagi menjadi beberapa bagian jendela spesifik yang berguna untuk mempermudah dalam membuat aplikasi .
Bagian-bagiannya,antara lain :
  • Menu Bar : File, Edit, View, Project, Format, Debug, Run, Query, Diagram, Tools, Add-Ins, Window, Help.
  • Toolbar : Add Form, Menu Editor, Open Project, Save Project, Start, Project Explorer, Properties Window, From Layout Window, Object Browser, Toolbox.
 - Toolbox berisi kumpulan kontrol yang di gunakan dalam pemrograman Visual Basic 6.0. Secara default, toolbox ini berisi satu tab General yang berisi 21 kontrol.








PEMOGRAMAN VISUAL BERBASIS DEKSTOP



1. Pengertian Pemrograman Visual
Pemrograman visual adalah metode pembuatan program dimana programmer membuat koneksi antara objek-objek dengan cara  membuat gambar, menunjuk, dan mengklik pada diagram dan ikon dan dengan berinteraksi dengan diagram alur. Jadi, programmer bisa menciptakan program dengan cara mengklik pada ikon yang mewakili rutin-rutin pemrograman secara umum. Dalam pengeksekusian kode programnya, pemrograman visual merupakan konsep event-driven, yaitu pengeksekusian yang didasarkan atas kejadian(event) tertentu. Setiap kejadian tersebut mempunyai kode program sendiri yang disimpan dalam sebuah fungsi. Berbeda dengan pemrograman terstruktur atau procedural yang mengeksekusi kode-kode programnya mulai dari awal sampai akhir program secara beruntun.
Dalam konsep suatu objek dikenali adanya dua komponen yaitu :
·                     Properties atau atribut, yang memiliki nilai dan nama.
·                     Event (function, method, action, behaviour) yang hanya memiliki nama.
Konsep event dalam sebuah objek dianggap sangat penting karena objek tidak akan melakukan suatu action atau suatu kegiatan, objek hanya akan diam jika tidak ada event  yang diberikan. Seperti yang kita ketahui objek hanyalah sebuah benda dan tak pernah melakukan sebuah action jika tidak ada sebuah perintah untuk menggerakkannya.

2. Pengertian Object Oriented Programming (OOP)
Adalah suatu cara baru dalam berfikir serta berlogika dalam menghadapi masalah-masalah yang akan dicoba diatasi dengan bantuan komputer. OOP, tidak seperti Pemprograman Terstruktur yang mencoba melihat permasalahan lewat pengamatan dunia nyata dimana setiap objek adalah entitas tunggal yang memiliki kombinasi struktur data dan fungsi tertentu. Ini kontras dengan pemprograman terstruktur dimana struktur data dan fungsi didefinisikan secara terpisah dan tidak berhubungan secara erat.
Pemrograman orientasi-objek menekankan konsep berikut:
  • Kelas - Kumpulan atas definisi data dan fungsi-fungsi dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu. Sebagai contoh 'class of dog' adalah suatu unit yang terdiri atas definisi-definisi data dan fungsi-fungsi yang menunjuk pada berbagai macam perilaku/turunan dari anjing. Sebuah class adalah dasar dari modularitas dan struktur dalam pemrograman berorientasi object. Sebuah class secara tipikal sebaiknya dapat dikenali oleh seorang non-programmer sekalipun terkait dengan domain permasalahan yang ada dan kode yang terdapat dalam sebuah class sebaiknya (relatif) bersifat mandiri dan independen (sebagaimana kode tersebut digunakan jika tidak menggunakan OOP). Dengan modularitas, struktur dari sebuah program akan terkait dengan aspek-aspek dalam masalah yang akan diselesaikan melalui program tersebut. Cara seperti ini akan menyederhanakan pemetaan dari masalah ke sebuah program ataupun sebaliknya.
  • Abstraksi - Kemampuan sebuah program untuk melewati aspek informasi yang diproses olehnya, yaitu kemampuan untuk memfokus pada inti. Setiap objek dalam sistem melayani sebagai model dari "pelaku" abstrak yang dapat melakukan kerja, laporan dan perubahan keadaannya, dan berkomunikasi dengan objek lainnya dalam sistem, tanpa mengungkapkan bagaimana kelebihan ini diterapkan. Proses, fungsi atau metode dapat juga dibuat abstrak, dan beberapa teknik digunakan untuk mengembangkan sebuah pengabstrakan.
  • Enkapsulasi - Memastikan pengguna sebuah objek tidak dapat mengganti keadaan dalam dari sebuah objek dengan cara yang tidak layak; hanya metode dalam objek tersebut yang diberi ijin untuk mengakses keadaannya. Setiap objek mengakses interface yang menyebutkan bagaimana objek lainnya dapat berinteraksi dengannya. Objek lainnya tidak akan mengetahui dan tergantung kepada representasi dalam objek tersebut.
  • Polimorfisme - Melalui pengiriman pesan. Tidak bergantung kepada pemanggilan subrutin, bahasa orientasi objek dapat mengirim pesan; metode tertentu yang berhubungan dengan sebuah pengiriman pesan tergantung kepada objek tertentu di mana pesa tersebut dikirim. Contohnya, bila sebuah burung menerima pesan "gerak cepat", dia akan menggerakan sayapnya dan terbang. Bila seekor singa menerima pesan yang sama, dia akan menggerakkan kakinya dan berlari. Keduanya menjawab sebuah pesan yang sama, namun yang sesuai dengan kemampuan hewan tersebut. Ini disebut polimorfisme karena sebuah variabel tungal dalam program dapat memegang berbagai jenis objek yang berbeda selagi program berjalan, dan teks program yang sama dapat memanggil beberapa metode yang berbeda di saat yang berbeda dalam pemanggilan yang sama. Hal ini berlawanan dengan bahasa fungsional yang mencapai polimorfisme melalui penggunaan fungsi kelas-pertama.
  • Inheritas - Mengatur polimorfisme dan enkapsulasi dengan mengijinkan objek didefinisikan dan diciptakan dengan jenis khusus dari objek yang sudah ada. Objek-objek ini dapat membagi (dan memperluas) perilaku mereka tanpa harus mengimplementasi ulang perilaku tersebut (bahasa berbasis-objek tidak selalu memiliki inheritas.)
  • Dengan menggunakan OOP maka dalam melakukan pemecahan suatu masalah kita tidak melihat bagaimana cara menyelesaikan suatu masalah tersebut (terstruktur) tetapi objek-objek apa yang dapat melakukan pemecahan masalah tersebut. Sebagai contoh anggap kita memiliki sebuah departemen yang memiliki manager, sekretaris, petugas administrasi data dan lainnya. Seperti manager tersebut ingin memperoleh data dari bag administrasi maka manager tersebut tidak harus mengambilnya langsung tetapi dapat menyuruh petugas bag administrasi untuk mengambilnya. Pada kasus tersebut seorang manager tidak harus mengetahui bagaimana cara mengambil data tersebut tetapi manager bisa mendapatkan data tersebut melalui objek petugas administrasi. Jadi untuk menyelesaikan suatu masalah dengan kolaborasi antar objek-objek yang ada karena setiap objek memiliki deskripsi tugasnya sendiri.

Selasa, 22 November 2011

Algoritma - tipe data - Presentation Transcript

  1. TIPE DATA OBJEK DATA STRUKTUR DATA
  2. TIPE DATA
    • Tipe data adalah jenis data yang mampu ditangani oleh suatu bahasa pemrograman pada komputer.
    • Tiap-tiap bahasa pemrograman memiliki tipe data yang memungkinkan:
      • Deklarasi terhadap variabel tipe data tersebut
      • Menyediakan kumpulan operasi yang mungkin terhadap variabel bertipe data tersebut
      • Jenis obyek data yang mungkin
    • a. Type data sederhana tunggal / Tipe Dasar, misalnya Integer, real, boolean dan karakter
    • b. Type data sederhana majemuk, misalnya : String
    TIPE DATA
  3. OBJEK DATA
    • Obyek Data adalah kumpulan elemen yang mungkin untuk suatu tipe data tertentu.
      • Mis: integer mengacu pada obyek data -32768 s/d 32767, byte 0 s/d 255, string adalah kumpulan karakter maks 255 huruf
  4. STRUKTUR DATA
    • Struktur Data adalah cara penyimpanan dan pengorganisasian data-data pada memori komputer maupun file secara efektif sehingga dapat digunakan secara efisien, termasuk operasi-operasi di dalamnya.
    • Struktur data =
    • obyek data + [operasi manipulasi data]
  5. Type data sederhana tunggal / Tipe Dasar
    • Boolean
    • Tipe data logika
    • Elemen tipe data : True dan False
    • Operator logika : OR, NOT, AND
    True False False True Not a a
  6. Boolean
    • Contoh : X = true, Y = False, Z = True
    • X and Y ) or Z hasil True
    • X and (Y or Z) hasil True
    • Not (X and Z) hasil False
    false False False False True False True False True False False True True True True True A or B A and B B A
  7. Integer
    • Tipe data Bilangan Bulat
    • Operator : - operasi aritmatika (+, - * div,mod)
    • - operasi perbandingan (<,>,=, ≤≥≠ )
    -2147483648.. 2147483648 Longint -32768..32768 Integer 0..65535 Word -128..127 Shortint 0..255 Byte Objek Data Tipe
    • Tipe data bilangan bulat
    • Operator : - operasi aritmatika (+, - * ,/)
    • - operasi perbandingan (<,>,=, ≤≥≠ )
    Real
  8. Char
    • Tipe data karakter
    • Selalu diapit oleh tanda petik tunggal
    • Contoh : ‘a’,’b’,…
    • Operator : =,<,> ≥≠
  9. Type data sederhana majemuk
    • String
    • Tipe data String
    • Operator : +,=,<,>, ≥≤≠
    • Struktur data sederhana, misalnya array dan record
    • Struktur data majemuk, yang terdiri dari
      • Linier : Stack, Queue, serta List dan Multilist
      • Non Linier : Pohon Biner dan Graph
    STRUKTUR DATA
  10. Record
    • Record disusun oleh satu atau lebih field, tiap field menyimpan data dari tipe dasar tertentu.
    • Cara penulisan:
    • Type XXX : record <xxx>
    • Contoh :
    • Type titik : record <x,y : real> atau
    • Type titik : record < x: real
    • y: real >
    • Type mahasiswa : record < nama : string
    • npm : string
    • alamat :string>
    • Type tanggal :record < dd : integer
    • mm : integer
    • yy : integer >
    Record
  11. Record mahasiswa
    • Mahasiswa.nama
    • Mahasiswa.npm
    • Mahasiswa.alamat
    alamat Npm Nama
  12. Record dalam algoritma
    • Deklarasi
    • type mahasiswa : record < nama:string
    • npm :string
    • alamat:string>
  13. Record dalam pascal type mahasiswa = record nama : string[30]; npm : string[10]; alamat : string[50]; end;
    • Typedef struct {char nama[20];
    • int npm[10];
    • char alamat[50];}mahasiswa;
    Record dalam C
  14. Tabel Notasi Algoritmik ke Pascal dan C typedef Type Type #define Const Const Lain2 % Mod Mod / Div Div +,-,*,/ +,-,*,/ +,-,*,/ Operator Struct {…} Record end; Record <…> Char[n] String[n] String Char Char Char Double Double Float Real Real Int, short int Integer Char Shortint Unsignet char Byte Integer - Boolean Boolean Tipe Dasar C Pascal Algoritma Kelompok

Kesalahan-kesalahan yang terjadi apabila komputer tak dapat menyala

Kesalahan atau ketidakberhasilan dalam merakit komputer umumnya disebabkan antara lain :
1.      Pemasangan Memori yang tidak benar, Motherboard yang baik akan memberi sinyal suara peringatan bahwa pemasangan memori tidak benar. Check dan pasang dengan benar.
2.      Pemasangan Card AGP atau VGA yang kurang kencang atau pas, Motherboard yang baik akan memberikan sinyal suara peringatan. Check dan pasang dengan benar.
3.      Pemasangan Kabel data untuk HardDisk yang tidak pas atau terbalik. Atau pengaturan posisi Master atau Slavepada HardDisk yang tidak tepat. Betulkan serta check pada jumper HardDisk untuk posisi Master/Slave dan check dengan autodetect HardDisk pada BIOS.
4.      Pemasangan Kabel Data Disk Drive yang tidak pas atau terbalik. Betulkan
5.      Pemasangan panel connector yang tidak tepat sehingga lampu ndicator untuk HardDisk dan Power On tidak aktif.
wikipedia 

prosedur penginstalan sesuai k3 dan pengertian kesehatan dan keselamatan kerja

Perakitan PC dan Keselamatan. Kerja dalam Merakit Komputer. .. (K3) dalam pengopera- sian peralatan ž Memperlihatkan sikap cermat dan teliti dalam menerapkan prosedur perakitan PC Modul ini menguraikan tentang cara atau proses dari menginstalasi PC yang diawali dengan cara menentukan .  : Perakitan PC dan Keselamatan. Kerja dalam Merakit Komputer. .. (K3) dalam pengopera- sian peralatan. § Memperlihatkan sikap cermat dan teliti dalam menerapkan prosedur perakitan PCmerakit komputer. • Melaksanakan. Keamanan dan. Keselamatan. Kerja (K3) dalam menerapkan prosedur perakitan PC. • Menjelaskan prosedur baku perakitan pada saat merakit komputer. ▪ Melaksanakan Keamanan dan. Keselamatan Kerja (K3) dalam pengopera-sian peralatan dalam menerapkan prosedur perakitan. PC Mengikuti aturan dalam pengujian PC dan periferal merakit komputer. ✍ Melaksanakan. Keamanan dan. Keselamatan Kerja. (K3) dalam teliti dalam menerapkan prosedur perakitan. PC. ✍ Menjelaskan prosedur Keselamatan Kerja (K3) dalam pengopera-sian peralatan. ▪ Memperlihatkan sikap cermat dan teliti dalam menerapkan prosedur perakitan. PCkerja dalam merakit PC. ▪ Prosedur kesehatan, keselamatan dan keamanan dipatuhi .Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) kerja dalam merakit PC. ▪ Prosedur kesehatan, keselamatan dan keamanan dipatuhi .Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 3.9 Kesehatan dan keselamatan kerja (k3) dalam menggunakan computer………. … 14. 3.11 Dasar hukum penerapan Haki(Hak Atas Kekayaan Intelektual)di Indonesia… merakit komputer. § Melaksanakan. Keamanan dan. Keselamatan Kerja. (K3) dalam pengopera- cermat dan teliti dalam menerapkan prosedur perakitan PC.

1. Pengertian Kesehatan dan Keselamatan Kerja
a. Kesehatan Kerja
Pengertian sehat senantiasa digambarkan sebagai suatu kondisi fisik, mental dan sosial seseorang yang tidak saja bebas dari penyakit atau gangguan kesehatan melainkan juga menunjukan kemampuan untuk berinteraksi dengan lingkungan dan pekerjaannya.
Paradigma baru dalam aspek kesehatan mengupayakan agar yang sehat tetap sehat dan bukan sekedar mengobati, merawat atau menyembuhkan gangguan kesehatan atau penyakit. Oleh karenanya,

Minggu, 20 November 2011

Menerapkan Teknik Elektronika Analog dan Digital Dasar

   DASAR ELEKTRONIKA ANALOG DAN DIGITAL merupakan modul bahan
ajar praktikum berisi pengetahuan, pengenalan, penggunaan tentang dasar
macam dan karakteristik komponen-komponen elektronika serta sistem
pembilangan dan gerbang dasar maupun kombinasional.
Modul ini menekankan pada penguasaan ilmu elektronika analog dan digital
yang mencakup tentang pengetahuan dasar teori atom; bahan penghantar,
isolator dan semikonduktor, serta sistem pembilangan dan gerbang dasar
maupun kombinasional meliputi : Kegiatan Belajar 1 berisi pengetahuan
dasar teori atom. Kegiatan belajar 2 berisi pengetahuan sifat dan macam
bahan penghantar, isolator dan semikonduktor. Kegiatan Belajar 3 berisi
pengetahuan dasar penyearah. Kegiatan belajar 4 berisi tentang sistem
bilangan dan Kegiatan belajar 5 berisi tentang gerbang dasar dan kombinasi.
Dengan menguasai modul ini peserta diklat mampu menguasai konsep dasar
teori atom sebagai dasar pembuatan komponen-komponen elektronika dan
aplikasi komponen elektronika seperti dioda, transistor berdasar karakteristik
masing-masing komponen. Selain itu juga peserta diklat memahami tentang
sistem bilangan dan gerbang logika dasra dan kombinasi.

Teori Atom dan Molekul
Operasi komponen elektronika benda padat seperti dioda, LED,
Transistor Bipolar dan FET serta Op-Amp atau rangkaian
terpadu lainnya didasarkan atas sifat-sifat semikonduktor.
Semikonduktor adalah bahan yang sifat-sifat kelistrikannya
terletak antara sifat-sifat konduktor dan isolator. Sifat-sifat
kelistrikan konduktor maupun isolator tidak mudah berubah
oleh pengaruh temperatur, cahaya atau medan magnit, tetapi
pada semikonduktor sifat-sifat tersebut sangat sensitive.
Elemen terkecil dari suatu bahan yang masih memiliki sifat-sifat
kimia dan fisika yang sama adalah atom. Suatu atom terdiri
atas tiga partikel dasar, yaitu: neutron, proton, dan elektron.
Dalam struktur atom, proton dan neutron membentuk inti atom
yang bermuatan positip, sedangkan elektron-elektron yang
bermuatan negatip mengelilingi inti. Elektron-elektron ini
tersusun berlapis-lapis. Struktur atom dengan model Bohr dari
bahan semikonduktor yang paling banyak digunakan adalah
silikon dan germanium.
Seperti ditunjukkan pada Gambar 1 atom silikon mempunyai
elektron yang mengorbit (mengelilingi inti) sebanyak 14 dan
8
atom germanium mempunyai 32 elektron. Pada atom yang
seimbang (netral) jumlah elektron dalam orbit sama dengan
jumlah proton dalam inti. Muatan listrik sebuah elektron
adalah: - 1.602-19 C dan muatan sebuah proton adalah: +
1.602-19 C.
Elektron yang menempati lapisan terluar disebut sebagai
elektron valensi. Atom silikon dan germanium masing
mempunyai empat elektron valensi. Oleh karena itu baik atom
silikon maupun atom germanium disebut juga dengan atom
tetra-valent (bervalensi empat). Empat elektron valensi
tersebut terikat dalam struktur kisi-kisi, sehingga setiap
elektron valensi akan membentuk ikatan kovalen dengan
elektron valensi dari atom-atom yang bersebelahan